Garut – Pesantren Persatuan Islam (PPI) 183 Al-Manar menyambut mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Persis (IAI Persis) Garut. Ketua Prodi PAI secara resmi menyerahkan peserta SAPDA (Sapari Aksi Pendidikan dan Dakwah) kepada pesantren. Kegiatan yang dimulai Jumat 7 Agustus 2026 ini menjadi awal pelaksanaan program pengabdian yang akan berlangsung selama 10 hari dengan fokus pada bidang pendidikan dan dakwah.
Prosesi serah terima diawali dengan pembukaan acara yang dipandu oleh Syakira Khoerunnisa, salah seorang mahasiswi peserta SAPDA. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Surat Al-Baqarah ayat 25–29, oleh Naufal Jaisyurrahman, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars IAIPI, dan Hymne IAIPI. Setelah itu diadakan berbagai sambutan.
Ketua Pelaksana SAPDA, Zianudin Abdillahi Rafsanjani, dalam sambutannya menjelaskan bahwa SAPDA merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PAI IAI Persis Garut. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pendidikan dan dakwah di tengah masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua Program Studi PAI atas dukungan terhadap kegiatan tersebut, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada PPI 183 Al-Manar yang telah bersedia menjadi mitra pelaksanaan program.
Sementara itu, Ketua HMPS Prodi PAI, Habib Yasmillah, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan SAPDA. Ia menjelaskan bahwa program tersebut merupakan hasil pengembangan dari kegiatan PAI Mengajar yang kini bertransformasi menjadi SAPDA (Sapari Aksi Pendidikan dan Dakwah) dengan cakupan pengabdian yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Pembukaan resmi kegiatan sekaligus penyerahan peserta dilakukan oleh Ketua Prodi PAI IAI Persis Garut, Ibu Leni Laynah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan SAPDA merupakan bentuk implementasi pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan selama sepuluh hari. Beliau memberikan apresiasi kepada pengurus HMPS PAI atas inisiatif dan kerja keras dalam menyelenggarakan program tersebut. Dalam kesempatan itu, beliau juga berpesan kepada seluruh peserta agar senantiasa menjaga akhlak, menaati tata tertib pesantren, serta menjaga nama baik almamater IAI Persis Garut selama menjalankan pengabdian. Di akhir sambutannya, beliau secara resmi menitipkan para mahasiswa kepada keluarga besar PPI 183 Al-Manar dan mengucapkan selamat menjalankan amanah pengabdian.
Mewakili PPI 183 Al-Manar, Ustadz Apan Herdiana, S.Pd.I menerima secara resmi para peserta SAPDA. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa. Beliau pun berharap agar mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali pengalaman, mengembangkan potensi, dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di lingkungan pesantren.
Beliau juga menyampaikan bahwa PPI 183 Al-Manar membuka ruang bagi para peserta untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan pendidikan dan dakwah selama masa pengabdian. Sebagai penutup sambutannya, beliau menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan maupun pelayanan selama kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
Kegiatan serah terima peserta SABDA berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Acara diakhiri dengan pembacaan doa kafaratul majelis sebagai penutup rangkaian kegiatan. Melalui program SABDA, diharapkan mahasiswa Prodi PAI IAI Persis Garut tidak hanya mampu mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga memiliki pengalaman pengabdian yang dapat membentuk karakter, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat kemampuan dakwah dan pendidikan di tengah masyarakat. (Fjl)
