Beranda / Prestasi / HAFLAH IMTIHAN SMP PLUS PERSIS AL-MANAR BERLANGSUNG MERIAH, PENUH PRESTASI DAN HARU

HAFLAH IMTIHAN SMP PLUS PERSIS AL-MANAR BERLANGSUNG MERIAH, PENUH PRESTASI DAN HARU

Bayongbong – SMP Plus Persis Al-Manar menggelar Haflah Imtihan Tahun 2026 dengan penuh khidmat, semarak, dan haru. Haflah Imtihan SMP ini merupakan kegiatan penutup seluruh rangkaian Haflah Pesantren Persatuan Islam (PPI) 183 Al-Manar. Haflah ini dihadiri oleh santri, orang tua, asatidz, serta tamu undangan.

Acara dipandu oleh Ananda Azira Aulia Rahmawati, santri kelas VIII SMP. Setelah dibuka kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an oleh seluruh santri. Para santri melantunkan Surat Hud ayat 36–44 secara bersama-sama sehingga menghadirkan suasana yang khusyuk dan penuh keberkahan.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Ustadz Abdurrahman Darmawan, S.Ag. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Haflah Imtihan tingkat SMP merupakan hari terakhir dari seluruh rangkaian Haflah Imtihan Tahun 2026. Beliau mengajak seluruh pengunjung, santri, orang tua, dan asatidz untuk terus memeriahkan bazar Haflah Imtihan yang masih berlangsung. Dengan suasana penuh keakraban dan diselingi gurauan, beliau mengajak para hadirin untuk menghabiskan uang jajannya di hari terakhir Haflah Imtihan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan bazar yang diselenggarakan panitia.

Sambutan selanjutnya adalah dari Mudirul ‘Am PPI 183 Al-Manar. Ustadz Apan Herdiana, S. Pd. I sebagai Sekretaris Mudirul ‘Am mengantikan Mudirul ‘Am. Ustadz Apan menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Mudirul ‘Am karena pada saat bersamaan harus melaksanakan tugas dari Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (PERSIS). Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas terselenggaranya Haflah Imtihan Tingkat SMP Plus Persis Al-Manar Tahun 2026. Beliau berharap kegiatan ini menjadi sarana evaluasi dan rasa syukur atas capaian pendidikan yang telah diraih, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan prestasi akademik, keagamaan, dan akhlak mulia sebagai bekal dalam menghadapi masa depan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan seremonial dari para santri yang menampilkan berbagai keahlian, bakat, dan kemampuan mereka di hadapan seluruh hadirin. Beragam penampilan yang disuguhkan menjadi bukti hasil pembinaan pendidikan, keterampilan, dan kepercayaan diri yang telah ditanamkan kepada para santri selama menempuh pendidikan di SMP Plus Persis Al-Manar.

Suasana haru semakin terasa ketika santri kelas IX mempersembahkan sebuah lagu. Persembahan tersebut mengingatkan hadirin kepada sosok Kepala SMP Plus Persis Al-Manar sebelumnya yang telah berpulang ke rahmatullah pada bulan Januari lalu, yaitu Ustadz Imam Mansur, S.Ag. Penampilan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan ungkapan rasa cinta dari para santri kepada beliau yang telah memberikan dedikasi besar bagi kemajuan sekolah. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa melimpahkan rahmat, ampunan, dan nikmat kubur kepada beliau.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pimpinan Cabang (PC) PERSIS Bayongbong dan Kepala SMP Plus Persis Al-Manar. Dalam sambutannya, keduanya menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri, guru, dan orang tua atas kerja sama yang telah terjalin selama proses pendidikan berlangsung. Mereka juga berharap para santri terus meningkatkan semangat belajar, memperkuat akhlak mulia, dan menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Memasuki acara inti, dilakukan pengumuman peringkat santri terbaik di setiap kelas yang dipimpin oleh Ustadz Abdurrahman Darmawan, S.Ag. Para santri yang berhasil meraih prestasi akademik mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan mereka dalam belajar. Selain prestasi akademik, penghargaan juga diberikan kepada sekitar 30 santri yang berhasil meraih prestasi dalam bidang tahfidz Al-Qur’an. Hafalan yang dimiliki para santri sangat beragam, mulai dari 1 juz hingga 12 juz. Prestasi ini menjadi bukti kesungguhan para santri dalam menjaga dan menghafal kalamullah serta menjadi kebanggaan bagi orang tua dan pesantren.

Pada bidang hafalan hadits, penghargaan tertinggi diraih oleh Ananda Sabrina Tsania Novarin yang berhasil menghafal sekitar 75 hadits. Selain itu, tiga santri kelas VIII juga berhasil meraih capaian hafalan sebanyak 50 hadits. Prestasi tersebut menunjukkan semangat para santri dalam mempelajari dan mengamalkan sunnah Rasulullah ﷺ sebagai bagian dari pembentukan karakter dan akhlak Islami.

Panitia juga memberikan penghargaan kepada santri dengan Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tertinggi, yang diraih oleh Ananda Muhammad Abid Hilmi. Prestasi ini menjadi bukti kerja keras, ketekunan, dan kesungguhan dalam menempuh pendidikan sehingga mampu meraih hasil terbaik pada asesmen akademik.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi wisuda santri kelas IX yang berlangsung dengan penuh khidmat. Para wisudawan dipanggil satu per satu sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan di SMP Plus Persis Al-Manar.

Sebagai penutup, tausiah disampaikan oleh Ustadz Heri dari Pimpinan Daerah (PD) PERSIS Kabupaten Garut. Dalam tausiahnya beliau menegaskan bahwa jati diri Al-Manar harus dimulai dan berasal dari diri keluarga besar Al-Manar itu sendiri. Nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, kedisiplinan, semangat menuntut ilmu, dan budaya pesantren harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Menurut beliau, kemajuan Al-Manar tidak hanya dibangun oleh fasilitas atau program pendidikan, tetapi juga oleh karakter dan identitas seluruh warga Al-Manar yang senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai Islam.

Beliau juga mengingatkan bahwa para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di SMP Plus Persis Al-Manar hendaknya tetap menjaga nama baik almamater, mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, serta terus melanjutkan perjuangan menuntut ilmu di jenjang yang lebih tinggi dengan tetap berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Dengan berakhirnya kegiatan Haflah Imtihan Tingkat SMP Tahun 2026, diharapkan seluruh santri dapat menjadikan momen ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan. Haflah Imtihan bukan sekadar ajang apresiasi prestasi, tetapi juga menjadi momentum syukur atas nikmat pendidikan serta ikhtiar bersama dalam mencetak generasi muslim yang berilmu, berakhlak mulia, berdaya saing, dan bermanfaat bagi umat. (Fjl)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *