Rabu, 14 Romadhon 1446 H Mudirul ‘Am Pesantren Persatuan Islam (PPI) 183 Almanar Dr. Yusup Tajri, M.Pd. menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) di Bandung. Rakor yang diselenggarakan Bidang Tarbiyah (Bidtar) Pimpinan Pusat (PP) Persis ini bertempat di ruang rapat lantai 3 kantor PP Persis. Para Mudirul ‘Am hadir dan mengikuti acara dengan khidmat.
Bidtar berupaya melakukan berbagai terobosan untuk peningkatan kualitas pendidikan. Diantara yang menjadi konsen khusus periode 2022-2027 ialah pembaharuan kurikulum pendidikan Persis. “Bila kita melihat sejarah maka telah beberapa kali terjadi perubahan kurikulum. Tahun 1936, 1950, 1984, 2006, dan tahun sekarang,” jelas ustadz Dr. Tiar Anwar Bachtiar, M.Hum. Ketua Bidtar ini menyampaikan pula bahwa perubahan yang dilakukan di tahun 2026 ini bersifat menguatkan.
Setelah dibuka dan diantarkan Ketua Bidtar materi sosialisasi selanjutnya ialah mengenai Pengembangan Kurikulum Persis. Materi ini disampaikan oleh Dr. Acep Saepudin, M.Ed. Ketua Bidang Garapan Pendidikan Menengah Kepesantrenan PP Persis ini menyoroti bahwa Pengembangan Kurikulum ini dimaksudkan untuk mewujudkan Peserta didik yang tafaqquh fid-dien. “Karakteristik tafaqquh fid-dien terwujud dalam tiga bentuk, yaitu peribadi yang beradab, kader dakwah, dan berpikir kritis,” jelasnya.
Struktur Kurikulum yang dikembangkan oleh Bidtar PP Persis mencakup keseluruhan karakteristik lembaga pendidikan yang ada sekarang. Untuk itu dibuat pengembangan Struktur Kurikulum Jalur Sekolah, Jalur Madrasah, dan Jalur Pesantren. Pengembangan ini ditempuh setelah perumusan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), dan Pengembangan Desain Pencapaian SKL.
Materi rakor selanjutnya ialah mengenai Program Keunggulan Khas PERSIS. Materi ini dibawakan oleh Dr. Cepi Triana, M.Pd. Yang menjadi dasar keunggulan sistem pendidikan PERSIS merupakan pendidikan terintegrasi dan holistik. Tujuan dari Program ini ialah menguatkan akidah, meluruskan dan menguatkan niat, menegaskan ibadah sesuai Alquran dan Assunnah, membiasakan ibadah secara benar dan istikomah, menghubungkan santri dengan jamiyah, dan menghubungkan santri dengan mesjid. Program Unggulan Khas PERSIS terdiri dari: Daurah Santri, Daurah Ramadhan, Pembiasan Membersihkan Lingkungan, Magang Qayyim Mesjid, Pengolahan Sampah dan Barang Bekas, dan Program Latihan Khidmatul Jamiyah (PLKJ). (Yusri)






